Bosan dengan Menu Olahan Ayam? Cobain Variasi Unggas Berikut Ini, Deh!

Bosan dengan Menu Olahan Ayam? Cobain Variasi Unggas Berikut Ini, Deh!

Foodspoters, seberapa sering kamu mengkonsumsi menu olahan ayam dalam seminggu? Pasti sering banget, kan? Kamu nggak sendiri, lho. Pasalnya, daging ayam merupakan ragam daging yang paling banyak dikonsumsi di tanah air. Selain harganya yang lebih murah dibanding daging sapi dan kambing, pembudidayaan yang lebih cepat dan mudah membuat ayam jadi sajian paling populer di berbagai waktu. Baik sarapan, makan siang, atau makan malam, aneka olahan ayam sering kali jadi pilihan menu santapan.

Rasa olahan ayam tentu lezat dan variatif, namun terlalu sering mengonsumsinya tetap saja bisa bikin bosan. Nah, supaya kamu nggak bosan, sesekali cobain variasi menu unggas lain selain ayam, deh! Rasa dagingnya yang nggak kalah gurih dan lembut bisa banget jadi pilihan makan di kala bosan. Apa aja, ya? Berikut rekomendasi beserta fakta-fakta unik di baliknya.

1. Bebek

Via – Qraved

Kamu pasti udah nggak asing dengan unggas yang satu ini. Bisa dibilang, bebek adalah opsi pertama unggas yang paling sering dikonsumsi selain ayam. Berbeda dengan ayam, daging bebek cenderung lebih keras dan tekstur kulitnya sangat berlemak. Jika diolah dengan bumbu yang tepat, bebek sangat pas disantap dengan nasi panas dan sambal pedas. Selain rasanya yang lezat, bebek juga bernilai gizi tinggi, nggak kalah dengan ayam, lho. Daging bebek mengandung protein dan kalori. Selan itu, daging bebek juga mengandung berbagai vitamin seperti vitamin B6, B12, dan vitamin A.

2. Entok

Via – Food and Feast

Sekilas, unggas yang satu ini terlihat mirip dengan bebek. Padahal, jika dilihat lebih teliti, entok dan bebek memiliki perbedaan fisik yang cukup signifikan, lho. Perbedaan paling mencolok terlihat pada bagian lehernya, leher entok tampak lebih pendek dibanding leher bebek. Kalau diperhatikan lebih jauh, selain bagian leher, tubuh entok juga lebih pendek dan gempal dibanding bebek yang memiliki postur rampng dan tegap. Setelah mengenal perbedaan bentuk fisiknya, kamu harus tahukalau keduanya memiliki kandungan gizi yang berbeda. Kalori entok lebih tinggi ketimbang bebek, pas banget untuk kamu yang sibuk beraktivitas dan butuh kalori ekstra.

3. Puyuh

Via – Jktfoodbang

Telur puyuh pasti nggak asing buat kamu. Namun, gimana dengan burungnya? Sekilas, saat kunyahan peryama, tekstur daging burung puyuh mirip dengan daging ayam. Namun, saat kunyahan kedua, kamu akan menyadari bahwa dagingnya cenderung lebih padat dan kenyal. Nggak hanya enak, burung puyuh punya banyak gizi yang baik, termasuk kandungan vitamin E-nya yang baik untuk kulit.

4. Dara

Via – Foodieshangout

Burung dara memang tidak sepopuler unggas lain untuk dikonsumsi. Namun soal rasa, ternyata burung dara tidak kalah enak, lho. Burung dara yang enak dikonsumsi adalah yang berusia sekitar 28 hingga 30 hari. Di usia tersebut, burung dara masih tergolong muda sehingga dagingnya relatif lebih empuk. Kandungan yang ada di dalamnya, antara lain protein, magnesium, kalsium dan vitamin.

Nah, itu dia, Foodspoters, 4 pilihan unggas yang bisa banget kamu pilih saat sedang bosan dengan menu olahan ayam. Namun perlu diingat, unggas memiliki kandungan lemak jenuh yang nggak baik jika dikonsumsi terlalu sering. Untuk menguranginya, kamu bisa menyisihkan kulit yang jadi lokasi penimbunan lemak jenuhnya!

Leave a Reply

Back To Top